Website Badan Penanaman Modal (BPM) Provinsi Bali, menyajikan informasi yang diperuntukan bagi para calon Investor yang akan menanamkan modalnya (ber-investasi) di Bali khususnya dan Indonesia. Informasi dikelompokan atas Sektor Primer, Sektor Sekunder, Sektor Tersier, Sarana dan Prasarana Penunjang Investasi, Informasi per Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pilihan Peluang Investasi dan Investasi Unggulan.
Tabanan merupakan Kabupaten yang bercorak agraris, dimana sebagain besar penduduknya mempunyai mata pencaharian dalam bidang pertaniaan. Tanahnya yang subur dan air yang melimpah menyebabkan Kabupaten ini menjadi lumbung padinya provinsi Bali. Mempunyai luas wilayah 893,33 Km2 (14,9% dari luas Pulau Bali) dengan jumlah penduduk 374,129 Jiwa dan laju pertumbuhan 0,17%. Secara administrasi Kabupaten Tabanan terbagi menjadi 10 Kecamatan, 10 Kelurahan, 103 Desa, 66 Lingkungan, 663 Dusun. Adapun nama kecamatan yang terdapat di Kabupaten tabanan adalah 1) Baturiti, 2) Penebel, 3) Pupuan, 4) Marga, 5) Selemadeg, 6) Kerambitan, 7) Tabanan, 8) Kediri, 9) Selemadeg Barat dan 10) Selamadeg Timur.Komoditas unggulan perkebunan Kabupaten Tabanan antara lain kakao, vanili, cengkeh, kelapa dan kopi Robusta. Sedangkan yang menjadi fokus pengembangan kawasan berbasis komoditi unggulan pekebunan dalam tahun anggaran 2007 sampai dengan 2009 adalah komoditi kakao.
Rencana Usulan Lapangan / Bidang Usaha Penanaman Modal Tahun 2011
No.
Sektor / Sub. Sektor / Lapangan Usaha
Lokasi ( Kabupaten / Kota / Kecamatan )
A.
I.
II.
1.
2.
3.
III.
B.
C.
1.
2.
3.
4.
5.
Sektor Primer
Sub Sektor Peternakan
-Pengolahan Limbah Peternakan
-Pengembangan Usaha Peternakan (Sapi Bibit, Sapi Kereman)
-Pengolahan Pakan Ternak
Sub Sektor Perkebunan
-Pengembangan Produk Sekunder (Lemak, bubuk kakao, dll)
-Perbaikan Proses Produksi Primer (Kopi olah basah) dan Pemasarannya (eksport)
-Pengembangan Produk Skunder (Pengolahan kopi bubuk dan Instant)
Sub Sektor Perikanan dan Kelautan
Sektor Sekunder
Sektor Tersier
Sub Sektor Pariwisata
-Penataan Lingkungan dan Ruang Museum Subak
-Penataan fungsi sarana dan prasarana
-Agrowisata (Penataan lingkungan dan sarana)
-Air Terjun Pupuan (Penataan lingkungan dan sarana)
-Kawasan Hutan Mekori (Penataan lingkungan dan sarana)
-Kec. Baturiti, Penebel
-Kec. Baturiti, Marga, dan Kec. Kerambitan
-Kec. Penebel
-Kec. Selemadeg Barat, Selemadeg Timur, Selemadeg, Penebel, Pupuan
-Pupuan
-Kecamatan Pupuan, Kecamatan Selemadeg Barat, Penebel
-
-
-Museum Subak Kec. Kediri / - Tabanan
-Kecamatan Selemadeg Barat
-Dusun Munduk Temu, Dusun Pupuan
-Dusun Baturiti, Kec. Baturiti
-Kecamatan Pupuan
-Dusun Belimbing, Kec. Pupuan
No.
Perkiraan Nilai Investasi (Rp. Juta)
Bentuk Usaha
-PMA
-PMDN
-Non Fasilitas
A.
I.
II.
III.
B.
C.
1.000
2.350
250
3.500
3.500
1.500
2.500
2.000
2.000
2.500
2.500
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
PMDN
No.
Sarana Penunjang
Keterangan
K / P
A.
I.
II.
1.
2.
3.
III.
B.
C.
1.
2.
3.
4.
5.
Status kepemilikan lahan Pribadi/kelompok
Status kepemilikan lahan Pribadi/kelompok
Status kepemilikan lahan Pribadi/kelompok
-Luas areal Kakao = 5.064.098 Ha
-Produksi = 2.603.319 ton
-Adanya kelembagaan petani Subak Abian
-Telah tumbuh Unit Usaha Pengolahan ( UUP ) sebanyak 26 dalam pengolahan kakao fermentasi
-Luas areal kopi robusta = 7.740,76 Ha
-Produksi = 3.561.490 ton
-Adanya kelembagaan petani Subak Abian
-Telah tumbuhUUP pengolahan kopi olah basah sebanyak 8 unit
-Luas areal kopi robusta = 10.458,76 Ha
-Produksi = 9.668.044 ton
-Adanya kelembagaan petani Subak Abian
-Telah tumbuhUUP pengolahan kopi olah basah sebanyak 8 unit
-Lahan 8.5 Ha / Tanah Pemda Prov. Bali
-Kawasan Wisata Soka
-Wisata Agro, Lahan Masyarakat Komoditi Kopi, Kakao
-Hutan Wisata Alam
-Hutan Wisata Alam
-
K
K
K
P
K
K
P
P
P
Lapangan Usaha ( Sektor Sekunder ) yang dapat dikembangkan di Kabupaten Tabanan terkait dengan komoditi yang ada dan daya dukung lahan adalah sebagai berikut :
No.
Lapangan Usaha
Keterangan
1.
Pengembangan Pabrik Pakan Ikan
Lahan tersedia
2.
Industri Hilir Pengolahan Limbah Kelapa
Bahan baku berupa buah kelapa cukup melimpah
3.
Industri Kerajinan Batok Kelapa
Bahan baku dan tenaga kerja cukup
4.
Industri Pengerajin Perak
Tersedia tenaga trampil dan potensial
5.
Industri Pengolahan Kayu (Furniture)
Bahan baku cukup tersedia
6.
Industri Genteng Glasir
Pola kemitraan antara pengerajin genteng dan prosessing
KABUPATEN TABANAN
SEKTOR PRIMER
Pengembangan Kopi Arabika melalui kemitraan
Nilai investasi Rp. 17.500.000.000
Lokasi : Kec. Baturiti
Sarana Penunjang : Lahan 2.988.425 Ha
2. SEKTOR SEKUNDER
Pengolahan Kopi bubuk
Nilai investasi Rp. 5.000.000.000
Lokasi : Kec. Selemadeg,Selemadeg Barat , Selemadeg Timur
Sarana Penunjang : Luas areal kopi 10.458,76 Ha serta produksi sebanyak 9.668,044ton
3. SEKTOR TERSIER
Agrowisata
Nilai investasi Rp. 1.000.000.000 (PMDN/PMA)
Lokasi : Kec. Baturiti ( Ds. Munduk Temu, Dsn. Pupuan, Dsn Baturiti )
Sarana Penunjang : Lahan masyarakat, wisata agro serta komoditi kopi dan kakao
guest_4432:
Mengenai perizinan, Kami tidak menangani yang menangani Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu yang berdiri sendiri di luar BPM Prov. Bali.
guest_1632:
kami dari bpmd prov kalbar, mohon info ttg data inventarisasi jenis-jenis izin dan non izin yg telah ditangani bpm prov bali serta bagaimana regulasi daerah mengimplementasikan pp 45 th 2008 ttg pembe
guest_1632:
kami dari bpmd prov kalbar. mohon info ttg data inventarisasi jenis-jenis izin dan non izin yang telah ditangani bpm prov bali serta apakah sudah ada regulasi daerah ttg implementasi dari pp 45 th 200
guest_1176:
ditunggu infonya..terima kasih
guest_1176:
untuk triwulan 2 sekitar bulan juni atau juli apa ada pameran investasi?
guest_1176:
terima kasih..
guest_6488:
untuk pameran investasi di Bali triwulan 3 tidak ada, kalau pesta kesenian bali ada bulan juni 2010 kalau mau informasi hubungi Dinas kebudayaan provinsi bali
guest_1176: ;
guest_1176:
kami dari BPMD Prov. Kalteng mau menanyakan apakah ada pameran investasi di Bali pada triwulan 3?